| GUNAKAN SKIN YANG SEDERHANA. | <div style='background-color: none transparent;'> <a href='http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget' title='News Widget'> News Widget </a> </div> | Selamat datang, Ahlan wa sahlan... semoga informasi yang ada di blog sederhana ini bermanfaat dan membawa berkah. Amin. Terima kasih atas kunjungannya, semoga anda tidak bosan...

Trending Topic

class="tr_bq">

Keluarga Ini Habiskan Rp.900.000,00 Per Hari Untuk Belanja Makanan

Jakarta - Memasak sendiri untuk keluarga bisa menghemat pengeluaran. Bagaimana jika punya anggota keluarga berjumlah besar? Sebuah keluarga di Arkansas nampaknya tak bisa sering-sering berhemat. Pasalnya, mereka memiliki 19 orang anak!

Dengan jumlah keluarga sebanyak itu, tak heran jika kebutuhannyapun sangat tinggi. Untuk biaya belanja bahan makanan sehari-hari, keluarga Jim Bob Dugar menghabiskan Rp.916.000 seharinya, atau sekitar Rp. 6.417.000 setiap minggu.

Di kediaman keluarga Duggar di Tontitown, Arkansas, bagian dapur dipenuhi dengan deretan makanan kaleng yang berjumlah hingga ratusan. Selain itu, ada juga berbagai macam sambal, bumbu, dan aneka stok makanan. Pantry di rumah mereka pun terletak dekat garasi rumah, jadi semua belanjaan dari dalam mobil bisa dengan mudah dipindahkan.

Menurut sang ibu, Michelle Duggar, keluarga mereka memiliki menu berbeda setiap harinya. Maka, mereka harus berbelanja setiap minggu untuk membeli bahan-bahan segar. Selain itu, mereka juga berbelanja bulanan untuk membeli keperluan rumah tangga lainnya.

Kebutuhan keluarga Duggar perharinya meliputi 3 lusin telur, dua kilo lebih Turkey bacon, 20 bungkus biskuit, dan 6 bungkus besar roti. Selain itu, mereka juga menghabiskan 4,5 kg buah dan sayur, 1,8 kg spaghetti, 2 loyang brownies, dan juga satu kemasan besar es krim vanilla. Untungnya, sang ayah, Jim Bob, bekerja di pusat perbelanjaan. Jadi tak sulit baginya untuk selalu membeli keperluan keluarga dengan mudah.

Beruntung, keluarga besar ini selalu kompak dan saling membantu. Tak hanya ibu yang memasak, namun anak-anak lainnya punya tanggung jawab untuk ikut membuat makanan ataupun menjaga adik-adiknya. Dapurnya terlihat seperti dapur restoran, dengan anak-anak yang punya tugasnya masing-masing.

 “Mereka bekerja sama dalam satu tim, dan anak-anak yang kecil bisa melihat apa yang dilakukan kakak-kakaknya. Kami bekerjasama, dan ini memang membutuhkan bantuan dari semua anggota keluarga”, kata Michelle.

Karena jumlah anggota keluarga yang sangat banyak, menu sarapan harus dipersiapkan sejak malam hari. Tujuannya agar di pagi hari, makanan bisa disajikan dengan cepat. Dengan jumlah anggota keluarga sebanyak itu, rupanya tak menjadi beban bagi keluarga ini. Bahkan keluarga ini punya motto: ‘there’s always room for one more’. Wah, kekompakan keluarga ini patut dicontoh!

No comments :