| GUNAKAN SKIN YANG SEDERHANA. | <div style='background-color: none transparent;'> <a href='http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget' title='News Widget'> News Widget </a> </div> | Selamat datang, Ahlan wa sahlan... semoga informasi yang ada di blog sederhana ini bermanfaat dan membawa berkah. Amin. Terima kasih atas kunjungannya, semoga anda tidak bosan...

Trending Topic

class="tr_bq">

Model Berbikini Sempat Galau di Twitter


TEMPO.CO Jakarta - Novi Amilia, model 25 tahun yang menabrak dan melukai tujuh orang di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, sempat menuangkan kegalauannya di jejaring sosial twitter melalui akun @novieamelia3. Sehari sebelum menabrak ia mengaku sedih dan pusing.
»No time for All. I don’t like,” kicaunya pendek. »Sedih. Pusing,” dia melanjutkan postingnya secara berturut-turut, pada Rabu 10 Oktober 2012.
Di hari yang sama, ia membalas ajakan temannya yang mengundang akan diadakan reunian model majalah Popular. »@novieamelia3: Ok beb, ntr kbri aj dimanaRT @natalie_foxee: Eh @noviecimut kita tgl 19 mau reunian popular models dtg yaaaa,” postingnya membalas mention temannya. Kemudian, ia juga memposting »Sampai juga di aptmn.....,” tanpa jelas siapa yang dimaksud.

Beberapa jam sebelum ia menabrak tujuh orang, Kamis 11 Oktober 2012, sekitar pukul 15,45, ia sempat memposting foto di dalam mobilnya yang berwarna merah dengan mengenakan baju kuning. Padahal dalam postingan sebelumnya, ia mengaku pusing .
Kini, akun twitternya menjadi bulan-bulanan masyarakat yang geram atas perbuatannya dengan langsung me-mention akunnya.
Kemarin, 11 Oktober 2012, sekitar pukul 17.30 WIB, Novi mengendarai Honda Jazz merah berpelat B 1864 POP dari Jalan Suryopranoto menuju Ketapang. Dia menabrak penjual siomay dan kopi keliling serta seorang polisi yang mencoba menolong kedua korban.
Bukannya berhenti, Novi malah kabur ke arah Olimo lalu berputar balik ke Jalan Hayam Wuruk. Dia lalu menabrak dua pengendara motor, seorang anggota unit Sabhara kepolisian, dan dua mikrolet. Satu penumpang mikrolet terluka terkena pecahan kaca.
Belakangan, diketahui Novi berkendara dalam pengaruh minuman keras dan ekstasi. "Dia minum Chivas (merek wiski) dan ekstasi," ujar juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, di Mapolda. Hasil pemeriksaan urin yang dilakukan di Rumah Sakit Husada pun memastikan bahwa Novi sudah mengkonsumsi minuman keras dan ekstasi.

No comments :