| BERDAGANG ASONGAN/JBC |
Kemiskinan memang menjadi faktor utama yang mendorong para orangtua tega melepaskan anaknya jadi pekerja di jalanan.
Sudah lama Budi tak lagi bisa mencicipi dunia pendidikan. Kesehariannya hingga kini banyak dihabiskan berdagang asongan. Ya beraktivitas seperti layaknya anak jalanan lain.
"Saya sudah lama jualan disini. Jualan dari jam 8 pagi sampe jam 5 sore untuk bayar kontrakan 250 ribu per bulan. Sehari cuma dapet 30 ribu, kadang cuma 25 ribu," tuturnya yang ditemui tengah duduk di salah satu sudut pinggir kali Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, Senin siang (25/6).
